Posted in Foodie

Ovomaltine crunchy cream: oh my goodness!

Beneran, ini enak banget.

Mungkin karena udah lama ga makan selai cokelat, mungkin karena udah lama ngincer dan akhirnya kesampean, atau mungkin Ovomaltine crunchy cream memang seenak itu.

DSC_0859 DSC_0860

Yep, setelah sekian lama tarik ulur maju mundur super bimbang antara beli atau engga, akhirnya nyobain juga selai sensasional ini. Hebohnya sih udah lebih dari 2 tahun kali ya (postinganku soal biskuitnya aja ditulis setahun yg lalu, itupun kayaknya udah telat banget) dan rasanya sampai sekarang hype-nya belum reda. Buktinya makin banyak makanan ringan dan penutup yg dibuat dengan tambahan Ovomaltine — mulai dari martabak, roti bakar, sampai kue — dan makin tersedianya produk-produk Ovomaltine baik di toko online maupun offline.

Faktor utama yg bikin aku selalu nunda beli adalah harganya yg bisa bikin melongo serta geleng-geleng. Iya sih ini produk impor, tapi masa untuk 400 gram selai cokelat berbotol kaca ini dibanderol antara 140~160 ribuan? Itu kisaran harga yg kulihat di Ranch Market awal tahun ini, ga inget persis berapanya. Banyak juga yg jual online, tapi setelah diskon pun harganya masih sedikit di atas/bawah 100 ribu. Rada berat ga sih ngeluarin selembar uang kertas warna merah itu ‘hanya’ untuk sebotol selai yg belum tentu cocok sama lidah kita? Makanya aku lebih memilih untuk nyoba biskuitnya dulu, yg menurutku lebih aman. Seenggaenaknya biskuit cokelat pasti masih oke dong?

Tapi, pas kemarin ngeliat di Lazada ada yg jual dengan potongan hampir 50%, gratis ongkir pula, aku mutusin untuk pesen satu (dulu). Biar ga penasaran terus ah. Harga yg miring awalnya sempat bikin kebat-kebit, bukannya takut palsu, tapi khawatir kalau tanggal kadaluarsanya tinggal sebentar lagi. Bayar mahal terus ga kemakan habis tuh nyesek ga sih? Untungnya barang yg aku terima masih bisa dikonsumsi sampai akhir tahun. Udah gitu rasanya ga mengecewakan lagi. Puasnya lengkap mantap deh :))

Kalau sempat baca postinganku soal Ovomaltine crunchy biscuit, mungkin pada inget kalau aku ga gitu terkesan dengan rasanya, baik kepingan biskuitnya maupun filling krim cokelatnya. Nah, selainya dari segi tekstur maupun rasa ga kayak gitu; dia lebih cair, manis, dan nendang cokelatnya. Kalau di fillingnya ada berinjil-berinjilnya, di selainya ada butiran kres-kresnya — ini baru crunchy~~ Ga bisa dibandingin deh biskuit sama selainya, jauh enakan selainya kemana-mana!

Bagi yg familier dengan susu bubuk Ovaltine, denger-denger sih rasanya persis. Aku sendiri ga bisa komentar soal ini, berhubung terakhir minum susu itu kayaknya pas SD deh XD  Yg jelas, menurutku (yg suka manis), selainya dicicip begitu aja ga terlalu manis kok, cukup lah, jadi begitu digabung sama yg lain tingkat kemanisannya jelas turun. Seingetku, Nutella masih jauh lebih manis dari ini.

Oya, sama seperti biskuitnya, labelnya ditulis dalam Bahasa Jerman semua. Aku sih ga terlalu ambil pusing karena kebetulan ga ada pantangan atau alergi, tapi bagi yg lebih jeli dan peduli sama apa yg dikonsumsi, bisa cek terjemahan komposisinya di sini.

Dan soal kekhawatiranku ga bisa ngabisin satu botol Ovomaltine crunchy cream dalam waktu dekat: who am i kidding? Belum seminggu aja udah hilang tiga perempat! Bagian crunchy-nya nagih!

DSC_0855 DSC_0856
[Gimana ga cepet tandas kalau satu helai roti olesannya penuh dan tebel gini??? XD ]

Advertisements

Author:

I blog sometimes, gush ofttimes, snark all the time.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s