Posted in Citizenry

Pejabat KKN + Rakyat Anarkis = Indonesia?

Pejabat KKN ga ada puas2nya, rakyat ricuh dan anarkis ga ada habis2nya… mau jadi apa negeri ini…??

Katanya semua agama mengajarkan cinta kasih, katanya Islam itu cinta damai – mana buktinya?
Ke mana semboyan Bhinneka Tunggal Ika – atau slogan “Wonderful Indonesia – ultimate in diversity”?? Bagai tong kosong nyaring bunyinya saja…

Yg ada setiap hari ricuh, ribut, unjuk rasa, tawuran, dan merusak. Dan ga jarang pelaku penyebab ketidaknyamanan sosial tersebut mengenakan pakaian yg menyimbolkan agama tertentu, lengkap dengan peci putih dan seruan, “Allah hu-akbar!” yg jelas salah tempat dan kaprah.

I have nothing against Islam, (having many good Muslim friends myself) but i do have something against some – many, maybe – of its radical followers and extremists. I abhor, condemn, and despise their shenanigans. This is what happens when you focus too much on your belief only: closemindedness occurs. These people cannot even accept the fact that people are born different but valued the same in God’s eyes.

It’s a shame that they bring and call their God’s name when they are DESTROYING things made by other people’s skills, effort, money, and sweat.

Ini mengenai tindakan anarkis terbaru yg kusaksikan di layar TV kemarin: di Purwakarta, sekelompok orang berpeci meneriakkan ‘Allah maha besar’ kala menghancurkan patung Gatot Kaca dan Semar. Dasar manusia perusak!

Miris banget ngeliatnya. Uang dan tata kota yg indah hancur dalam hitungan detik di tangan orang2 yg ga bertanggungjawab. Ga dijelasin apa alasannya, namun apapun itu ga masuk akal kenapa patung2 itu yg menjadi sasarannya. Toh itu bukan patung seronok atau setan yg memang tak layak dipajang di tengah kota. Gatot Kaca dan Semar kan tokoh perwayangan yg merupakan budaya negeri sendiri. Kalau mereka ga bisa menerima dan menghargai kekayaan negeri sendiri, gimana mau menerima hal lainnya?

Bener kata papi, kalau ada warisan budaya yg (ingin) direbut sama negara tetangga aja waduuhh…marahnya udah kayak apa. Sok nasionalis, sok patrotis, sampai meleset2in nama negara yg bersangkutan dengan sebegitu getolnya. Lah, giliran kayak gini, siapa coba yg menghancurkan negara sendiri? Bukannya bahu membahu membangun negeri, mengulurkan tangan supaya Indonesia bisa menjadi negara maju dan dipandang negara lain, malahan dengan rela hati membantu menghancurkan citra negara di muka dunia…

Bom Bali (dan bom2 lainnya): pelakunya? WNI Islam. Hasil? Mencoreng muka Indonesia dan citra Bali sebagai “surga dunia.” Punya otak ga coba, merusak surga yg kita miliki?

Sepakbola: setiap kali banner “my game is fair play” selalu diusung, tapi penonton ga pernah bisa bersikap sportif. Kalau tim favorit kalah, merusak fasilitas dan berantem antar-sesama (baik sesama pendukung maupun lawannya). Saat Malaysia main laser2an, habis mereka dicemooh, tapi pas di GBK – Gelora Bung Karno – baru2 ini malah main petasan dan kembang api. Kalau nanti timnas kena sanksi FIFA, misalnya ga boleh main di kancah internasional, salah siapa coba?? Boro2 dah mau masuk World Cup, benahi dulu sikap dan kualitas diri sendiri!

SEA GAMES XXVI: dana untuk wisma atletnya aja habis dikorupsi berbagai macam pihak yg masih bisa cengar-cengir tanpa rasa bersalah. Padahal harusnya kan ajang ini menjadi pembuktian diri kalau “Kita Bisa” (seperti judul lagi theme-song dari Yovie & His Friends), tapi belum2 sudah terselubung kasus suap dan korupsi gila-gilaan. Sekarang malah minta kucuran dana lagi!

Pantesan aja ini negara ga beres2. Pemimpinnya ngaco, rakyatnya gelo. Nyeru2in supaya bayar pajak, hanya untuk menggendutkan kantong perseorangan. Fasilitas jalan rusak melulu ga dibetul2in, tapi fasilitas lain yg masih baik malah dirusak oleh masyarakat sendiri… Sigh…

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s