Posted in Journal

Gerhana Bulan

Bulan…

Mengapa tak menampakkan dirimu padaku
Mengapa tak biarkanku melihatmu saat inginku
Mengapa tak izinkanku nikmati pesonamu
Mengapa tak menyinariku dengan cah’yamu

Terjaga ku dari tidurku
Baru sekejap terlelapku
Angan-angan di benakku
Melangkah keluar dari peraduanku

Ku tatap langit malam itu
Mencari keberadaanmu
Tiada tampakmu di mataku
Hanya awan kelabu sambutku

Berharap ‘kan singkap sinar sendumu
Mengabadikan bulat jadimu
Terterang di kelamnya angkasa
Ditemani kerlap-kerlip bintang menyambut fajar

Rembulan tak menyapa
Setitik bintang pun tak ada
Secercah sinar pun tiada
Harapanku sirna

Mengapa bersembunyi saat indahmu
Tertelan kegelapan, hilang tak berbekas
Mengapa bahkan ‘tuk saksikan fenomena ini pun tak sejalanku
Terselubung malam, berkelambu awan

Mengapa semuanya seolah memusuhiku
Mengapa semuanya seolah menjauhiku
Mengapa semuanya menutup diri dariku

Bahkan bulan pun begitu…

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s