Posted in Movie, Review

[Film] Coblos Cinta

Kampanye calon pemilihan ketua BEM.
Calon pemilihan ketua BEM.
Calon ketua BEM.
Ketua BEM.
BEM.
..
.

…BEM tuh apaan sih????

Gue ga kuliah di indo, so gue ga familier dengan istilah BEM. Gue coba menerka-nerka, tapi ga kena-kena. Gue tunggu-tunggu sepanjang film—siapa tahu ada tokoh yg sama begonya sama gue yg bakal nanya, “by the way, BEM tuh apaan sih??” secara biasanya tiap film atau sinetron kan ada aja orang lemotnya….

Tapi sepanjang sepengetahuan dan seinget gue sih hasilnya: nihil.

Akhirnya, sampai filmnya kelar, ada satu hal yg paling menganjal—dari sekian banyak hal mengganjal lainnya—di hati gue: BEM TUH APAAN?!?!

Gila, bahkan gue ampe lupa nama tokoh-tokohnya siapa aja gara-gara sibuk mikirin si BEM[o] ituhh!!! Wuahhh….paraaahhh ikihhh…!!!

Ya intinya grup cewek yg digawangi Nadia Saphira dan grup cowok yg dipentoli Tommy Kurniawan berlomba (baca: berkampanye) untuk mendapatkan suara terbanyak biar merekalah yg terpilih jadi ketua BEM. Tommy dkk berasa Nadia dkk ga ada apa-apanya, dan berpendapat kalo cowok jauh lebih baik dari cewek. Ya, dimulailah usaha mereka merebut perhatian simpatisan para mahasiswa/i yg jiwa mudanya sejak bergejolak dan darah mudanya sedang mendidih dengan melakukan hal-hal irrasional, illegal, ga masuk akal dan logika. Intinya: ga pantas dilakukan. Ga etis! Ga bermoral! Bejat!

Sepertinya konfliknya mulai memuncak sejak Tommy (cowok keren n cakep tapi ga punya pacar) dan Nadia (yg tiba-tiba berkonflik dengan pacarnya) mendadak dekat dan saling taksir. Gossip, biasa lah, segera menyebar ke seantero kampus kalau Nadia menggoda Tommy dan lain sebagainya…

Rasanya cuma ada satu scene yg bisa dibilang kusuka dari film ini: scene saat Nadia berpidato sebelum pemilihan. That’s it. Karena bahkan saat “debat” itu, Tommy masih bisa dengan nyeleneh menjawab pertanyaan, ga serius, dan ga diberi porsi adegan berpidato dengan baik pula. So, udah ketebak lah yaww siapa yg bakal menang—sebenernya dari awal juga udah ketebak sih, tapi adegan itu bikin semuanya jadi super obvious banget banget bangetz gitchu lohh..lols.

Untuk akting, std banget lah (secara ceritanya juga biasa banget). Ga ada karakter yg menonjol atau mencuri perhatian. Paling ga pas ya peran si Jessica Iskandar. Perannya apa, tapi dianya gimana. Ga cocok dan ga pas. Apalagi aktingnya itu loh…aduhh…gue ga tau deh gimana ngegambarinnya. Gue ga tau mendingan mana dia di sini atau di Dealova

*no further comment*

Kalau ada yg mau mengutarakan pendapatnya…
Ditunggu banget! mangga, silakan…

_
Rating: 1/5
Director: Findo Purwono HW
Production: IFI Production
Cast: Nadia Saphira, Tommy Kurniawan
Genre: Drama Komedi (?)

Advertisements

Author:

I blog sometimes, gush ofttimes, snark all the time.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s