Posted in Movie, Review

[Film] Puber

Kisah pengeksploitan anak oleh orangtuanya.

Di film yang diproduseri Ade Asmarani yg merangkap sebagai pemain, pesan moral dalam film ini dikemas menarik. Bahwa popularitas bukanlah segalanya. Karena bagaimana pun seorang anak butuh kasih sayang keluarga. Ramainya anak–anak dan remaja belia mengejar popularitas di dunia hiburan jadi titik sentral sorotan (dikutip dari KapanLagi.com).

Filmnya cukup menghibur. Petualangannya bisa bikin kita terus mengikuti bakal ke mana Arletta (Ryana Dea) melangkah. Ups, belum tahu ya Arletta itu siapa? Well, Arletta itu sosok remaja ’impian’. Dia sukses main sinetron, terkenal, dan punya pacar sesama pesinetron yg ganteng. Cuma satu kekurangannya: keluarganya tak seharmonis harapannya.

Mamanya (yg merangkap posisi manager) cenderung mengeksploitasinya untuk bermain dalam 3 judul sinetron sekaligus karena tergiur honor yg melambung tinggi. Papanya acuh tak acuh dan lebih fokus ke kerjaannya sendiri. Kakaknya juga serius menekuni latihan drumnya, tak peduli pada si adik yg sedang menghafal skenario.

Logikanya, main 3 judul sinetron sekaligus bakal mempengaruhi prestasi sekolahnya. Dan hal ini ditampilkan dalam satu scene saja, di mana si bapak guru menegur mama karena Arletta sering banget bolos. Mama tampak tak peduli. Dan akhirnya, Arletta sepertinya berhasil melewati ujian dengan baik berkat contekan.

Bebas dari tugas sekolah dan bebas dari jadwal syuting merupakan anugerah bagi Arletta. Saat mamanya menghadiahi tiket berlibur ke Australia, ia menolak mentah-mentah. Ia memutuskan untuk berlibur ke Bandung tanpa ditemani mamanya. Tapi, Bandung hanyalah alasannya. Ia memerintahkan supir pribadinya, Rahmat (Rizky Hanggono) untuk terus melaju melewati Bandung menuju Jawa. Akhirnya, ia merasakan ”FREEDOM!!!!!!!!!” yg sesungguhnya.

Dalam beberapa scene, tokoh Rahmat digambarkan baru memahami ’penderitaan’ Arletta yg dieksploitasi keluarga dan temannya. Tapi, apa iya ya kenyataannya seperti itu? Kelihatannya, artis-artis muda kita happy-happy aja tuh dengan keadaannya yg sekarang. Tenar, kaya, dan sukses. Kelihatan enjoy dan menikmati profesinya yg ada. Kok tokoh Arletta malah digambarkan tak suka ya? Apa karena kurang perhatian dari mamanya? Entahlah.

Sayangnya, ada beberapa adegan yg ga perlu, dan cenderung tak pantas untuk sebuah film yg ditargetkan untuk penonton 13 tahun ke atas. Katanya ga ada adegan aneh-anehnya, tapi awal-awal ditampilkan sosok pacar Arletta hampir berciuman dengan sosok cewek lain. Kemudian adegan Arletta mandi di telaga. Masa di depan sopirnya sendiri dengan enteng Arletta telanjang sih? Untung aja dia punya sopir yg beriman kuat, baik, serta loyal. Kalau engga, udah ga tau tuh apa yg terjadi. Terakhir, adegan Arletta dan adik Rahmat mandi di sungai. Pembicaraannya ga banget. Ga cocok deh untuk remaja 13 tahun ke atas. Ngajarin yg engga-engga aja.

Well, mungkin film ini mau menyindir tren anak remaja udah main sinetron kali ya? Apa mungkin film ini bisa membuat para remaja yg mengimpikan menjadi artis sinteron berpikir 2x? Entahlah. Tapi, rasanya, melihat dari film ini, yg mau dikedepankan tuh perhatian keluarga terhadap anak kali ya? Kan di akhir cerita, digambarkan sosok Arletta sudah tak linglung mencari cinta. Dan dia juga digambarkan siap syuting keesokkan harinya dengan manager pilihannya sendiri.

Secara keseluruhan, akting para pemainnya lumayan oke, termasuk pemeran Arletta yg tergolong pendatang baru. Malah, aku merasa Rizky Hanggono bisa berperan dengan baik sebagai Rahmat. Bagus dan natural banget. Mungkin cocok sama karakter aslinya kali ya?? Hehe. Selain itu, film ini banyak menampilkan gambar-gambar indah… Bisa buat cuci mata juga…

Cuma satu yg bikin penasaran… Arletta akhirnya balikan sama mantan cowoknya atau malah suka sama Rahmat???
Ada pendapat???

_
Rating: 3/5
Director: Ronggur and Jongki Sihombing
Production: Inkara Films, 2008
Cast: Ryana Dea, Rizky Hanggono, Andhika Gumilang
Genre: Drama

Advertisements

Author:

I blog sometimes, gush ofttimes, snark all the time.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s