Posted in Movie, Review

[Film] The Butterfly, Kangen

Sebuah kisah yg dimulai dengan sebuah akhir dan diakhiri oleh sebuah permulaan…

Tentang 3 orang sahabat: Fano, Desy, dan Tia. Mereka melakukan perjalanan “sampai ke ujung Jawa” sebagai hadiah ultah Desy yg ke-20.

Masing-masing karakter punya masalah,,dan melalui perjalanan ini mereka belajar tentang arti hidup… Ya tentang cinta,,ya tentang pertemanan,,ya tentang pengorbanan. Ribetnya, 3 sahabat ini terlibat cinta segitiga yg rumit. Tia (Poppy Sovia) yg jatuh hati kepada Fano (Andhika Pratama) harus menghadapi kenyataan bahwa Fano kelihatan lebih tertarik kepada sosok rapuh Desy (Debby Kristi), sedangkan Desy pun memendam rahasia yg tak kalah kelamnya. Walaupun ga digambarkan dengan jelas, Desy dan Tia sama-sama terlihat cemburu ketika melihat yg lain berdekatan dengan Fano.

Alurnya dibuat loncat-loncat dan flashback,,yg menurut gw sih lumayan oke..ga bikin pusing maksudnya,,hehe… Walau aktingnya oke (dibandingin film-film ato sinetron-sinetron laen yg…), jalan dan inti ceritanya ga gitu jelas. Endingnya udah jelas banget secara diawal film udah ditayangin…tapi…menurut gw sih ini film ga ada intinya. Ga jelas maksudnya, ga jelas apa maunya, ga jelas apa yg ingin disampaikan melalui film ini…

(Yg jelas bukan ‘no smoking’ karena Fano & Desy udah kayak mesin uap…)

Btw,,soundtracknya bagus!! Melly gitu lohhh..haha

_
Rating: 2/5
Director: Nayato Fio Nuala
Production: Maxima Pictures
Cast: Andhika Pratama, Poppy Sovia, Debby Kristi
Genre: Drama persahabatan


“KANGEN”

 

“Andromeda? Siapa tuh?”
“Andromeda itu rasi bintang…”

Awal-awalnya,,film ini lumayan menarik untuk diikuti..tapi menjelang tengah-tengah,,duhhhh…,memBETEkan banget!! Pengen berhenti nonton kok ya tanggung,,tapi diterusin kok ya bikin keki dan buang-buang waktu jugaa…

Huffff….pilihan yg sulit…tp akhirnya gw nyelesein juga tuh film… *YEY!!* ??

Film ini tentang Imel (BCL) dan Tian (Reuben) yg baru masuk kuliah. Awalnya berantem mulu,,tapi ternyata..(basi banget deh)..sama-sama suka…dan akhirnya…ga lama kemudian…jadian. So simple, so not romantic. Tapi kemudian mantan Imel (Nino) dateng dan cukup bikin hubungan Imel-Tian ’berantakan’,,walaupun ga berlangsung lama.

Akting Reuben lumayan ok, ex-nya Imel (Nino Fernandez) minta ditampar, BCL…hmmmm…gitu deh. Biasa aja,,tapi pas adegan nangis aktingnya jelek banget. Bukannya bikin gw ikutan nangis, malah bikin gw meringis ngeliatnya.. Akting kakaknya Imel (Uli) malah kayaknya JAUHH lebih bagus, natural, dan menonjol walau hanya muncul di beberapa adegan.

Akhirnya…keunggulan film ini (dan kebanyakan film-film Nayato lainnya) ialah keindahan gambar-gambarnya. Pemandangan dan angle-nya bagus-bagus.. Selain itu?? Sama seperti (hampir) semua film indo lainnya, film ini juga menyuguhkan beberapa adegan ciuman. That’s it. Ga jelas apa intinya, apa maksudnya, apa pesan yg mau disampaikan.

Well,,yg kutangkep sih pesannya itu:
1. Kalo mau menyeberang jalan, tolong liat KIRI KANAN dahulu,
2. Jangan beser kalo ga mau kehilangan pacar,
3. Kalo beser, jangan bawa-bawa pacar untuk nemenin… haha *juz kidding*

_
Rating: 1/5
Director: Nayato Fio Nuala
Production: MVP Pictures, 2007
Cast: Bunga Citra Lestari, Reuben E. Hadju, Nino Fernandez
Genre: Drama Romantis

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s