Posted in Movie, Review

[Film] Jakarta Undercover

Film yg katanya amat jauh berbeda dengan bukunya.
Tapiii, berhubung saya belum baca bukunya, jadi ga bisa komentar soal perbedaannya yg “BEDA JAUH!” itu.

Hmmm…awalnya tertarik karena denger-denger nih film ga lolos pisau gunting lembaga sensor, ampe-ampe baru nongol di Jiffest. Hal-hal kayak gini kan yg mengundang rasa penasaran: emang ada apa SIH di filmnya ampe ga boleh tayang?

Ternyata… saudara-saudara… ga ada apa-apa!! (ataukah saya menonton versi sesudah disensor makanya jadi ga ada apa-apa??) Well,,ada APA-APA sih. Ada Luna Maya yg punya ade imut tapi autis, Ara; ada Christian Sugiono ganteng yg jadi germo penari striptease, ada Lukman Sardi yg demen sama banci, dll, dll, dll (kepanjangan kali, bo, kalo disebutin satu-satu,,haha) Dan bertaburkan kata-kata f*** & s*** plus adegan kekerasan..

Ceritanya gini nih: Viki (Luna Maya), cewe ‘beneran’ yg nyamar jadi banci, kerja gituan demi ngobatin adiknya yg autis. Temannya, Amanda, banci beneran yg diperanin dengan amat cantik oleh Fachri Albar. Tiba-tiba, ada ular di ruang make-up yg berujung larinya Viki & Amanda ke ruang meeting tempat Ara di’sembunyikan’ (Lho? Apa hubungannya? Bingung? Sama.)

Lalu, Haryo (Lukman Sardi) ‘accidentally’ killed one of da best dancer there (ga jelas juga apa sih yg dilakuin ampe bisa mati) yg ternyata disaksikan Ara, berhubung kejadiannya berlangsung di ruang meeting (kenapa coba harus di ruang meeting yg isinya cuma bangku sama meja?)

Alhasil, perburuan terhadap Viki dan adiknya pun berlangsung sepanjang film (GJ deh! Ngapain coba Viki dikejar-kejar? Bukannya dia ga tau apa-apa? Adiknya juga toh autis) Yg bikin tambah aneh, kok tiba-tiba temennya Haryo bisa tau rumah Viki dan nyulik Ara? Padahal kan Viki pulang NAIK TAKSI duluan daripada dia… Aneh-aneh…
Dan masih banyak keanehan lainnya…

Dan,,seperti dilindungi dewi fortuna, Viki dan Ara selalu selamat dari sergapan 3 cowo macho yg akhirnya, ya tetep aja Viki yg menang…

Tapi filmnya menegangkan dan dosisnya terjaga di sepanjang film. Cuma ya itu, kok lucky banget ya si Viki ini? Harus diakui, akting Luna Maya di sini cukup oke dibanding film-film ato sinetron-sinetronnya, tapi masih kurang menggigit ah! Paling cuma bikin merinding pas di teriak “ARA!!” di stasiun Kereta Api.

_
Rating: 3/5
Director: Lance
Cast: Luna Maya, Lukman Sardi, Fachri Albar, Kenshiro
Genre: Thriller Suspense

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s