Posted in Movie, Review

Mengejar Matahari… atau Mas-mas?

Tentang 4 sahabat (Ardi, Nino, Apin, & Damar) dari kecil yg punya hobi bermain “mengejar matahari” aka lomba lari sampai ke satu titik di kompleks perumahan mereka.

Cerita sebagian besar hanya berputar di sekitar Ardi (Winky Wiryawan), anak mantan polisi yg menjadi tumpuan harapan untuk meneruskan ‘perjuangan’ ayahnya menjadi polisi, walaupun yg sering keluar dari mulut bapaknya itu supaya ia “jadi orang”. Cerita tentang Nino (Fedi Nuril) si anak orang kaya, Apin (Udjo) si penggila handycam, sampai Damar (Fauzi Baadila) si preman nan emosional ga tergali ato tergambarkan dengan cukup mendetail.

Setelah si 4 sekawan melaporkan pembunuhan yg dilakukan Obet saat mereka berusia 8 tahun, si preman kampung pun dengan berhasil meringkuk di balik jeruji besi. Tiba-tiba mereka bertransformasi menjadi remaja usia 17 tahun (tampangnya ketuaan tuh! Harusnya jadi anak kuliahan aja) yg masih gemar berlari di sore hari.

Obet yg telah bebas, dengan tubuh berlumur tato & tindikkan (bener-bener tampang preman!), ternyata belum tobat (!!) dan malah ingin membalas dendam. Kemudian, datanglah Rara (Agni—Puteri Indonesia 2006), yg pada akhirnya merusak hubungan indah 4 sahabat karib itu (kenapa ya selalu urusan cewe atau cowo yg merusak hubungan pertemanan?)

Seperti yg Apin bilang: “Emang tuh benda gw sayang banget, tapi bisa gw perbaiki. Ada satu lagi yg gw sayang banget: persahabatan kita berempat rusak, elu mau perbaiki? Hah? Bisa?!”
serta:
“Dia nih, temen lu nih, ga bakal tau apa yg dia punya sebelum semuanya ilang!”

 

Well,,sebenernya apa bener salah Ardi kalau Rara sukanya sama dia? Apa itu namanya nusuk dari belakang? Aneh. Toh Damar ga terlukiskan dengan jelas naksir sama Rara, dan Ardi juga rasanya ga pernah mengelak kalau dia suka sama Rara. Kalau gini, dari sisi mana Damar berhak marah sama Ardi dan menuduhnya menusuk dari belakang atau membawa-bawa nama bapak Ardi?

[Spoilers ahead] Kemudian, Apin meninggal dibunuh, dan karena emosi sesaat, Damar pun meletuskan pistol rakitan yg dibeli dari hasil tabungannya. Masuk penjara lah dia menggantikan si Obet. Entah untuk berapa lama. Lalu, ‘matahari’ ketiga Ardi, turned out to be only a rainbow, yg hanya indah sesaat, lalu menghilang.

Pada akhirnya, yg tersisa hanyalah Ardi yg akhirnya menjadi polisi & Nino yg akan meneruskan S2 ke Amerika. Apakah persahabatan itu berakhir? Separuh, ya, karena silaunya pelangi, separuh lagi seolah tidak karena Ardi dan Nino pada akhirnya masih berlari diiringi bayangan Apin & Damar…

_
Rating: 3.5/5
Director: Rudi Soedjarwo
Production: SinemArt
Cast: Winky Wiryawan, Udjo, Fedi Nuril, Fauzi Baadila, Agni P. Arkadewi
Genre: Drama persahabatan

Tiga bintang buat mengejar mas-mas berkat bantuan akting cemerlang Dinna Olivia.

Merasa matahari tak perlu dikejar, pengejaran pun dialihkan ke mas-mas. Dengan sutradara yg sama dan judul yg hampir mirip, Mengejar Mas-mas kalah kelas dibanding Mengejar Matahari. Jujur aja, film ini ga jelas jalan ceritanya apa, juga maksud dan tujuannya.

Tentang Shanaz (Poppy Sovia) yg jadi tahu kehidupan Ningsih (Dinna Olivia) si bunga malam dan Parno (Dwi Sasono) pengguna blangkon kah? Rasanya sih engga. Membantu Ningsih sama Parno bersama? Kok malah keliatannya si Parno kesengsem sama Shanaz, dan begitu pula sebaliknya, padahal awalnya Shanaz dateng ke Jogja buat menemui pacarnya yg lagi naek gunung–yg maen di 9 Naga jadi adeknya Doni deh klo ga salah (cute abis ;p)

Endingnya? Shanaz balik ke Jkt setelah kabur dari rumah karena nyokapnya mau nikah lagi (yg ga jelas kelanjutannya, jadi nikah apa engga) dan hubungannya sama Parno juga menguap begitu aja (apa Parno balik sama Ningsih?? Ga tau juga).

Filmnya singkat, tapi ga padat dan jelas. Cuma, ya itu, sekali lagi, Dinna Olivia patut diacungi dua jempol untuk perannya ini. Keren abies!! Untuk yg laen juga oke, termasuk si mpok punya rumah yg dengan teganya menyeret Ningsih dari kamar sampe depan rumah (trus masih ditimpukin lagi!) karena suaminya MAU maen serong sama dia –- duh,,mending suaminya ganteng, ampe marah-marah gitu! xp

Anyway, mas-mas ngapain dikejar-kejar sih??
Apa “karena matahari tak perlu dikejar” seperti tagline film ini?
Tak’kan lari gunung dikejar, toh? Tapi ga tau deh, kalo mas-mas yg dikejar, bisa lari ga dia? Kalo Parno sih, paling-paling kabur naek sepeda butut dengan rem blongnya,,hahaha…
Ups! akhirnya remnya udah pakem loh! Hahaha

_
Rating: 3/5
Director: Rudi Soedjarwo
Cast: Dinna Olivia, Dwi Sasono, Poppy Sovia
Genre: Drama Romantis

~images imported from various sources and are property of their respective owners~

Advertisements

Author:

I blog sometimes, gush ofttimes, snark all the time.

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s